Kamis, 11 Oktober 2012

First Love

Sebenarnya apa sih yang dimaksud dengan first love?dan dengan siapa?Apakah dengan orang yang pertama kita sukai?Ato dengan pacar pertama kita?Ato dengan orang yang dengannya kita rasakan cinta sesungguhnya?

Karena terus terang aku mulai menyukai lawan jenis itu waktu SD. Sama murid baru,cinta pada pandangan pertama,ciiieee....Mulai naksir2an.....kirim2an salam....surat2an,eheemm...tapi nggak berani ketemuan,yaaahhh....Baru liat kepalanya dari jarak jauh aja udah gemeteran.Apalagi kalo berhadapan,pengsaaaannnn.....

Selanjutnya,ada beberapa orang yang deket2 biasa....TTM....beberapa kali kencan...tapiiii....biasaaaa ajaaa... tanpa suatu kesan.Ada sih satu orang yang lumayan berkesan.Tapi sayang berakhir kilat.

Sampai suatu saat,aku dikenalkan sama seseorang.Maleesssss bangeet sebenarnya dikenal kenalkan,padahal aku gak kenal.Tapi mau apalagi....orangtuaku yang naksir dia.Maka terjadilah kisah Siti Nurbaya di era modern,hadeeeeehhhh tepok jidat.

Maka dengan perasaan berat hati....aku dekat dengan dia.Aku udah pada tahap sepasrah pasrahnya mau dijodohin sama siapa aja boleh.Daripada ribut2.

Beberapa kali ketemu...main....tetep aja aku gak jatuh hati.Apalagi dia kayak gak ada usaha ya...Sampe aku mikir,orang ini niat serius nggak sih???Kalo ketemu banyak diemnya.Padahal aku tau orang ini pinter bicara,sering khitobah.Jarang telpon,jarang sms....apa nggak punya pulsaaaaaa???

Hubungan ini berlanjut sampai pada ke tahap yang serius,bertunangan,rencana pernikahan.Semua orang berharap banyak padaku,pada dia juga,,orangtuaku,saudara2,tetangga.Mereka pikir ini pasti akan berakhir happy ending....happy ever after.....Aku merasa terbebani sebenarnya dengan harapan2 itu.Karena dalam hati aku belum ingin menuju ke tahap serius.

Dan ternyata takdirpun berkata lain.Kami berpisah dengan meninggalkan begitu banyak problema.Mak jleb jleb jleb rasanya.....nusuuuk banget di hati.Aku pun kembali sendiri dalam keadaan sediiiihhh yang amat dalam.

Dalam keterpurukanku,ibulah yang selalu memberi semangat.Mengusir kedihanku.....mengajak jalan2,masak2 bareng,makan2.Semenjak perpisahanku aku jadi semakin dekaat dengan ibu.Semua hal di hidupku adalah tentang dia...penopang hidupku.

Sampai suatu ketika....17 Januari 2012,seperti yang digembar gemborkan media.Kiamat 2012 terjadi pada kehidupanku.Ibu meninggal.

Pada awal2 bulan aku belum mau mempercayai kalau ibu meninggal.Aku mencari...dan terus mencari.Pergi keluar rumah,muter2 naik motor.Berharap ketemu ibuku di jalan2 kota ini.Di tempat2 yang sering dia kunjungi.Teruuuus pergiiii dan pergiii...terusssss keluaar ruuumaaah...pulang malam....

Pada akhirnya setelah beberapa bulan,aku lelah.Aku menyadari kalau ibu benar2 sudah pergi.Itu membuatku menangis dan menangis.Siapa lagi yang akan menjagaku seperti dia menjagaku?siapa lagi yang bisa melindungiku seperti dia melindungiku?siapa lagi yang akan menyayangi seperti dia yang menyayangiku?siapa lagi yang bisa membuatku merasa aman dan nyaman seperti selama dia ada?


Dalam kesedihan yang amat dalam itulah,secara tak sengaja aku mengenal seseorang lewat jejaring sosial.Pada awalnya cuma iseng(iyalah,masak langsung jatuh cinta...),hanya untuk melupakan sakit yang terus mendera.Aku merasa ini seperti takdir.Aku punya akun baru beberapa hari, kemudian ketemu dia.

Seperti yang dikatannya,I`m a gentleman man.Aku harap dia bisa menghadapi masalah yang ada di depannya.Berkomunikasi dengan pasangannya.Tidak hanya diam seribu bahasa seperti halnya orang yang pernah ada di masa lalu ku.Pergi tanpa kata,tanpa penjelasan.Aku sudah berpesan padanya,jika kau mau memutuskan aku...bicaralah padaku.Jangan mempermainkan perasaanku dengan mendiamkanku...kamu bukan dia.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar